Produk skincare untuk jerawat dan bekasnya biasanya mengandung bahan aktif seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, niacinamide, retinol, AHA, atau BHA. Kandungan ini cenderung sensitif terhadap cahaya, udara, dan kontaminasi, sehingga pemilihan material kemasan tidak boleh sembarangan.
Kemasan yang tepat bukan hanya membuat produk terlihat profesional, tetapi juga menjaga stabilitas formula agar tetap efektif hingga akhir pemakaian.
Kemasan Airless untuk Menjaga Stabilitas Bahan Aktif
Airless pump menjadi salah satu pilihan terbaik untuk produk jerawat, terutama yang mengandung retinol atau bahan aktif yang mudah teroksidasi.
Keunggulan kemasan airless:
- Mengurangi paparan udara
- Meminimalkan kontaminasi dari tangan
- Menjaga konsistensi dosis setiap pemakaian
- Memperpanjang umur simpan produk
Airless sangat cocok untuk serum, gel treatment, dan krim spot jerawat.
Baca Juga : Inspirasi Kemasan Skincare ala OMG untuk Produk Remaja dan Daily Care
Botol Kaca Gelap untuk Formula Sensitif Cahaya
Bahan aktif seperti retinol dan beberapa turunan vitamin C sangat sensitif terhadap cahaya. Oleh karena itu, botol kaca amber atau gelap menjadi pilihan yang tepat.
Keunggulan botol kaca gelap:
- Melindungi produk dari paparan sinar UV
- Tidak bereaksi dengan bahan aktif
- Memberikan kesan premium dan medis
Kemasan ini sering digunakan untuk serum treatment bekas jerawat yang fokus pada perbaikan tekstur dan hiperpigmentasi.
Material PET dan HDPE untuk Produk Pembersih Jerawat
Untuk facial wash atau toner khusus jerawat, material plastik seperti PET dan HDPE banyak digunakan karena:
- Ringan dan tidak mudah pecah
- Tahan terhadap formula asam ringan (AHA/BHA)
- Biaya produksi lebih efisien
PET cocok untuk toner cair, sedangkan HDPE lebih umum digunakan untuk cleanser atau gel wash dengan tekstur lebih kental.
Baca Juga : Panduan Memilih Kemasan Skincare untuk Pemula agar Produk Lebih Profesional
Tube Berbahan Laminated atau PE untuk Spot Treatment
Produk spot treatment jerawat sering dikemas dalam tube kecil agar higienis dan mudah dibawa.
Keunggulan tube:
- Mengontrol jumlah produk yang keluar
- Meminimalkan kontak langsung dengan udara
- Praktis untuk pemakaian lokal di area jerawat
Tube laminated atau PE cukup aman untuk formula anti jerawat dengan kandungan aktif ringan hingga sedang.
Pertimbangan Keamanan dan Regulasi
Selain memilih material yang kuat dan stabil, produsen juga harus memastikan bahwa kemasan:
- Tidak bereaksi dengan bahan aktif
- Food grade atau cosmetic grade
- Sesuai regulasi kosmetik di Indonesia
- Memiliki informasi label yang jelas
Produk jerawat sering dikategorikan sebagai treatment, sehingga klaim pada kemasan juga harus sesuai aturan dan tidak bersifat medis berlebihan.
Kesimpulan
Material kemasan untuk skincare jerawat dan bekasnya harus dipilih berdasarkan sensitivitas bahan aktif, tingkat paparan cahaya, serta risiko oksidasi. Airless pump, botol kaca gelap, PET, HDPE, dan tube laminated adalah beberapa pilihan yang paling umum dan aman digunakan. Dengan kemasan yang tepat, efektivitas produk tetap terjaga dan risiko kontaminasi dapat diminimalkan.
Baca Juga : Aturan Klaim “Menghilangkan Bekas Jerawat” pada Kemasan Skincare
Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Apakah semua produk jerawat harus menggunakan botol kaca gelap?
Tidak selalu. Botol kaca gelap dibutuhkan untuk bahan yang sensitif terhadap cahaya seperti retinol, tetapi cleanser atau toner tidak selalu memerlukannya.
2. Mengapa airless pump direkomendasikan untuk serum jerawat?
Karena dapat mengurangi paparan udara dan menjaga stabilitas bahan aktif agar tidak cepat teroksidasi.
3. Apakah plastik aman untuk produk anti jerawat?
Aman selama menggunakan material cosmetic grade seperti PET atau HDPE yang kompatibel dengan formula.
4. Apakah kemasan tube cukup higienis untuk spot treatment?
Ya, tube sangat higienis karena mengurangi kontak langsung antara produk dan tangan.
5. Apakah pemilihan kemasan memengaruhi efektivitas produk jerawat?
Sangat memengaruhi. Kemasan yang salah dapat menyebabkan bahan aktif terdegradasi sehingga hasilnya tidak optimal.



